Salah satu bahan makanan olahan yang siap makan dan sering tersedia sebagai stok di rumah adalah kornet daging sapi. Selain mudah diperoleh, kornet memang cenderung praktis dan bisa disantap kapan pun. Namun, Anda perlu mengetahui cara memilih produk terbaik saat ingin membelinya.

Tips Memilih Kornet Daging Sapi

Memilih dan membeli makanan kaleng juga tidak boleh sembarangan. Tentu hal ini dikarenakan jaminan kualitas pangan terhadap asupan gizi Anda. Oleh sebab itu, terapkan tips cerdas berikut ketika ingin membeli produk kornet daging sapi di pasaran

1. Periksa tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasan kornet daging sapi

Jika dilihat dari jenis kemasan kaleng, tentu banyak yang menilainya sebagai sejenis kemasan yang lebih awet. Berdasarkan produk yang beredar di pasaran, Anda akan menemukan kornet daging sapi yang berusia sekitar 1 sampai 2 tahun sebelum kemasan dibuka.

Apabila Anda membutuhkan stok makanan darurat yang praktis, pilihlah yang mempunyai tanggal expired lebih lama. Dukung kemampuan daya tahan tersebut dengan mempraktikkan cara penyimpanan yang benar.

2. Pastikan bahwa kemasan kornet daging sapi mudah dibuka

Sebaiknya Anda minimalisir kerepotan dan pertahankan upaya praktis yang ada. Hal ini tentu berlaku ketika memilih kornet daging sapi lewat model kemasan yang memengaruhi cara membukanya. Pilih kornet kaleng dengan kemasan yang sudah mencakup kunci pembuka agar lebih instan dan cepat.

Jika Anda sedang menyimpan kornet dengan kemasan plastik, cukup sobek secara cepat. Biasanya, kornet plastik tersedia dalam berbagai ukuran yang bisa disesuaikan dengan keperluan konsumsi saat itu. Sekadar informasi, kornet Cip menghadirkan kemasan yang sudah pasti mudah dibuka.

3. Cek bahan baku serta deskripsi produksi bila mengutamakan produk yang sehat

Nyatanya, makanan kaleng juga terus berlaku bagi masyarakat yang selalu mementingkan makanan sehat dan higienis. Salah satu kondisi yang diperhatikan pada suatu produk kornet daging sapi adalah kandungan minyak yang sedikit untuk menjaga tubuh dari penyakit tertentu.

Jika ingin menghindari komposisi minyak berlebihan, lakukan pengecekan komposisi pada kemasan. Umumnya, produsen akan mengganti lemak hewan dengan minyak zaitun atau air kaldu. Bila berada pada program diet, kornet perlu mengandung kalori rendah dengan nutrisi yang padat berlimpah.

4. Produk harus bebas garam dan pewarna tambahan

Dalam suatu proses pengawetan daging, garam berfungsi sebagai penambah kelezatan pada asupan kornet daging sapi. Di samping itu, masih ada peran dari pewarna makanan yang menjadikan penampilan kornet lebih segar dan awet setiap saat. Padahal, daging asli punya penampakan yang mendekati warna kulit.

Namun, sebagian orang merasa bahwa bahan aditif tersebut harus dikurangi secara signifikan. Oleh sebab itu, pilih produk yang menerangkan bahwa kornet tersebut “bebas garam”. Hal ini menunjukkan bahwa produk tersebut bebas dari kandungan garam maupun pewarna tambahan.

5. Pastikan kondisi fisiknya baru dan tidak cacat

Tidak dapat dipungkiri bahwa Anda akan menemukan produk kornet dengan label yang sudah sobek atau kemasan penyok atau sedikit terbuka. Sebaiknya, hindari pemilihan kornet dengan fisik seperti itu. Jika dipaksakan, kondisi tersebut bisa berdampak pada kesehatan Anda di masa depan.

Pastikan bahwa setiap sisi dan sudut dari kemasan produk tidak ada yang cacat. Kemasan yang baik mampu menunjang penyimpanan kornet selama berada di rumah.

Apakah Anda ingin menyiapkan stok kornet, namun malas pergi ke toko? Anda bisa langsung membelinya melalui Cip Official Store di TokopediaBukalapak, Shopee, Blibli, Lazada, dan Jd.id. Saat ini, Kornet Cip menjadi salah satu pabrik kornet yang diproduksi dengan kualitas unggul dan rasa yang nikmat. Kami menjamin bahwa produk Halal serta senantiasa memperoleh proses pengolahan yang segar. Selamat mencoba!